HEADLINE

Demo Ricuh, Massa Petani Pecahkan Kaca Kantor PT CA di Abdya

Minggu, 1 November 2026 | 14:08 WIB • Waktu baca ± 2 menit
CC
Penulis: Carles | Jurnalis Redaksi
Demo Ricuh, Massa Petani Pecahkan Kaca Kantor PT CA di Abdya
Potret ratusan massa saat mengepung bangunan kantor PT Cemerlang Abadi (CA) di Gampong Cot Seumantok, Kecamatan Babahrot, Abdya, Minggu (1/11/2026) (Foto: Foto: Ahlul Zikri)

Blangpidie – Demonstrasi yang melibatkan ratusan petani dari Kelompok Tani Seuneubok Lubok Raja Karya Abadi di Kantor PT Cemerlang Abadi (CA), Gampong Cot Seumantok, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) berujung anarkis pada Minggu (1/11/2026). Massa yang emosi lantaran gagal menemui perwakilan manajemen perusahaan bertindak nekat menerobos masuk dan menghancurkan kaca jendela gedung tersebut.

Unjuk rasa yang dihadiri lebih dari 500 peserta ini turut dikawal oleh elemen mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Abdya. Wakil Ketua I DPRK Abdya, Mustiari alias Mus Seudong, yang juga merupakan politikus Partai Aceh, tampak hadir langsung di lokasi untuk memantau jalannya protes terkait konflik sengketa lahan tersebut.

Melalui orasinya, gabungan petani dan mahasiswa menuntut agar sengketa agraria yang berkepanjangan ini segera dituntaskan oleh pemerintah daerah. Mereka juga secara tegas mempertanyakan izin operasional PT CA yang diduga ilegal dan tidak memiliki landasan hukum yang sah untuk terus beraktivitas di wilayah Abdya.

Suasana semakin memanas tatkala warga yang hendak berdialog tidak mendapati satu pun perwakilan manajemen di dalam kantor. Rasa frustrasi ini memicu amuk massa yang berujung pada perusakan fasilitas bangunan. Situasi baru bisa diredam setelah pihak kepolisian tiba di lokasi dan berjanji akan memediasi pertemuan antara pengunjuk rasa dengan PT CA. Pihak demonstran pun memberikan tenggat waktu 30 menit agar perwakilan perusahaan segera hadir.

Ketua Aliansi Masyarakat Tolak PT CA, Amri, menegaskan bahwa aksi massa ini adalah akumulasi kekecewaan warga lantaran tuntutan mereka tak kunjung mendapatkan solusi konkret. Menurutnya, jalur dialog melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRK Abdya pada Kamis (29/10/2026) lalu sama sekali tidak membuahkan jalan keluar bagi kelompok tani.

Saat berita ini dilaporkan, proses mediasi antara perwakilan petani, mahasiswa, dan manajemen PT CA tengah dilangsungkan. Upaya negosiasi ini difasilitasi secara langsung oleh Kapolres Abdya, AKBP Ade Gita Rachmadi, bersama Wakil Ketua I DPRK Abdya, Mustiari.

CC
Carles Jurnalis Redaksi
Bagikan

BERITA TERKAIT

IMM Abdya Desak Penyelesaian Konflik Lahan dan Dugaan Korupsi PT CA

IMM Abdya Desak Penyelesaian Konflik Lahan dan Dugaan Korupsi PT CA

DAERAH
Prank Call Center 110, Polda Aceh Panggil Anak di Bawah Umur

Prank Call Center 110, Polda Aceh Panggil Anak di Bawah Umur

DAERAH
BBPOM Aceh Sita 6.819 Produk Ilegal di Aceh Besar

BBPOM Aceh Sita 6.819 Produk Ilegal di Aceh Besar

DAERAH
Bea Cukai Aceh Sita 10,8 Juta Rokok Ilegal di Perairan Aceh Utara

Bea Cukai Aceh Sita 10,8 Juta Rokok Ilegal di Perairan Aceh Utara

DAERAH
Gelapkan Motor Scoopy Mahasiswi, Pria di Banda Aceh Ditangkap Polisi

Gelapkan Motor Scoopy Mahasiswi, Pria di Banda Aceh Ditangkap Polisi

DAERAH
Cegah Penyimpangan Beras SPHP, BULOG Bentuk Satgas Khusus Penertiban Distribusi

Cegah Penyimpangan Beras SPHP, BULOG Bentuk Satgas Khusus Penertiban Distribusi

DAERAH

BERITA LAINNYA

KOMENTAR PEMBACA (0)