HEADLINE
Soekanto Tjokrodiatmodjo
Profil Terverifikasi Redaksi 👁️ Dilihat 1 kali

Soekanto Tjokrodiatmodjo

Pahlawan Revolusi Kemerdekaan

📰 0 Berita Terkait

Biografi & Jejak Langkah

Soekanto Tjokrodiatmodjo merupakan figur penting yang menempati posisi strategis sebagai Pahlawan Revolusi Kemerdekaan. Rekam jejak kepemimpinan serta konsistensi pengabdiannya menjadikannya salah satu tokoh publik yang kerap menjadi rujukan pemberitaan media nasional.

Latar Belakang dan Awal Kehidupan

Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo (7 Juni 1908 – 25 Agustus 1993) adalah Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri; Dahulu bernama Kepala Djawatan Kepolisian Negara) pertama, menjabat dari 29 September 1945 hingga 14 Desember 1959

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Prestasi

Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo merupakan anak sulung dari enam bersaudara dari pasangan R. Martomihardjo, seorang pamong praja yang berasal dari Ketangi, Purworejo, Jawa Tengah dan Kasmirah dari Ciawi, Bogor, Jawa Barat. Soekanto lahir di rumah uak dari ibunya yang menikah dengan Ermeling, perwira KNIL yang tinggal di Bogor. Pada tahun 1908, Martomihardjo bekerja di Jasinga, Bogor, sebagai asisten wedana bersama keluarga kecilnya. Mereka tinggal di rumah keluarga Ermeling. Belum genap setahun usianya, Soekanto bersama orang tuanya meninggalkan Bogor dan pindah ke Balaraja, Serang karena Martomihardjo diangkat sebagai wedana di sana. Pada tahun 1910, Wedana Martomihardjo berpindah lagi ke tempat tugasnya yang baru di Tangerang. Tumbuh kembang Soekanto diwarnai oleh kehidupan penuh disiplin yang diterapkan ayahnya. Jabatan ayahnya sebagai pamong praja, terutama wedana, memberikan pengaruh besar bagi kehidupan Soekanto karena ayahnya memiliki kewibawaan tersendiri di mata masyarakat setempat.

Soekanto menikah dengan Hadidjah Lena Mokoginta, teman sekolah adik Soekanto di MULO, yakni Soenarti. Lena Mokoginta gadis dari Bolaang Mongondow, menetap di Jakarta setelah orang tuanya dikucilkan Belanda dari daerahnya. Lena Mokoginta adalah putri mantan Jogugu (pepatih dalam) Kerajaan Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara (Korteverklaring), yang dikenal tidak menyukai kebijakan-kebijakan pemerintah kolonialisme Belanda. Mereka menikah pada tanggal 21 April 1932.

Kehidupannya sangat sederhana sehingga menjadi panutan bagi bawahannya

Visi, Kepemimpinan, dan Pengaruh Publik

Hingga kini, pemikiran dan keputusan strategis yang diambil Soekanto Tjokrodiatmodjo terus mewarnai wacana publik serta arah kebijakan nasional. Komitmen kepemimpinannya dipandang sebagai salah satu barometer penting dalam perkembangan dinamika sosial-politik kontemporer.

Profil dan rangkuman biografi tokoh ini disusun dan disunting secara orisinal oleh Tim Redaksi berdasarkan kompilasi data publik terverifikasi untuk tujuan dokumentasi dan edukasi pembaca.

Berita Terkait Soekanto Tjokrodiatmodjo

0 Berita Ditemukan

Belum ada berita terbit yang menyebutkan nama tokoh ini.

📋 Data Profil Cepat

Nama Lengkap Soekanto Tjokrodiatmodjo
Jabatan / Peran Pahlawan Revolusi Kemerdekaan
Panggilan / Alias Soekanto Tjokrodiatmodjo, Soekanto, Tjokrodiatmodjo
🛡️ Standar Jurnalistik Media
Seluruh profil tokoh dalam direktori ini disusun dan diperbarui oleh Tim Redaksi secara independen bebas hak cipta, merujuk pada catatan sejarah, rekam jejak publik, dan peraturan perundang-undangan pers yang berlaku.
← Lihat Semua Tokoh